Tidak jauh
dari Dusun Ngaran 1, tepatnya di Dusun Jowahan, Wanurejo, Borobudur, terdapat
pusat souvenir yang bernama Wungu Salam. Di sana, kita dapat melihat cara
pembuatan souvenir, mulai dari batu cetak, fiberglass,
dan gypsum. Semua proses pembuatannya menggunakan tangan. Selain melihat cara
pembuatan souvenir, kita juga dapat membuat souvenir sendiri, tetapi harga yang
dipatok akan lebih tinggi. Wungu Salam sendiri sudah berdiri sejak lama, yaitu
pada tahun 1980. Pendirinya bernama Pak Mujiono. Harga souvenir yang dijual biasanya sekitar Rp5000, tetapi ada yang di jual Rp6000-Rp12.500 disesuaikan dengan bentuk dan ukuran
souvenirnya. Pemasaran produk ini biasanya di area Terminal Borobudur.
Usaha souvenir ini juga membuka tempat untuk
wisatawan yang ingin melihat langsung produk ini. Selain itu, wisatawan
juga dapat praktik langsung membuat souvenir seperti asbak dari fiberglass
hanya dengan biaya yang cukup murah, yaitu Rp15.000 dengan hasil pembuatan itu
dapat dibawa pulang. Harga souvenir dari produsen tentunya berbeda dengan harga
yang telah didistribusikan ke toko-toko.
Proses pembuatan souvenir batu dibuat dengan cara dicetak.
Pertama, limbah batu diayak sampai lembut. Kemudian dicampur dengan bahan
kimia. Langkah terakhir yaitu batu dicetak.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar